Langsung ke konten utama

Puncak Impartasi

https://drive.google.com/uc?export=view&id=1-xCDpC7ptFZR1xbecF0jbpg9OpacYOKs

sumber gambar


Seperti yang manteman sudah tahu, saya ini memeluk ajaran Kristen Protestan, saya cukup rajin beribadah setiap hari minggu, saya terlibat dalam organisasi gereja dan yayasan Kristen, baik aktif maupun pasif.

Beberapa manteman juga tahu kalau saya ini menekuni pendalaman wawasan kekristenan melalui buku2, podcast, youtube khotbah maupun sharing dengan teman dan senior2.

Juga sesekali saya membaca dan mempelajari banyak materi Agama lainnya, seperti Islam, Budha bahkan Hindu.

Tapi sungguh 5 tahun terakhir saya sudah fokus untuk lebih mendalami Alkitab, yang walau sebenarnya masih blm rutin dan sering bolong2, hehe...

Pastinya saya ini jadi lebih fokus dan cukup concern untuk improve wawasan kristennya, walau standarnya masih diri sendiri ya... 😝

Singkat cerita... 12 minggu terakhir saya mengikuti Ibadah lawatan Roh Kudus di gereja tempat saya berjemaat, jujur saya tidak pernah merasakan pengalaman seperti ini.

Dari kecil sudah sering saya berhadapan dengan lingkungan Kristen Karismatis, tapi tidak sedikit pun terbesit dalam diri saya untuk bisa cocok dengan aliran Kristen ini.

Saya lebih cocok dengan ajaran Calvinis yg lebih menekankan Scriptur atau tulisan2 yg melahirkan teori, dogma dan doktrin2 kristen yang mengalir dalam ajaran gereja untuk keseharian jemaat-jemaatnya.

Kalau ditanya praktek, ya prakteknya hanya berdoa, membaca dan menekuni pembahasan ayat alkitab, lalu ke gereja seminggu sekali dan ‘ulangi’ , kalau merasa sudah ‘naik level’ ya tinggal berikan perpuluhan, persembahan, sambil sekali2 aktif kegiatan gereja dan pastoral.

Intinya saya merasa kurang cocok ada di lingkungan gereja yang sekarang ini, karena di sini mainnya praktek langsung, ‘interaksi langsung’ dengan Roh Tuhan...

Nah lho...

Sulit untuk dijelaskan.

Namun saya terus ada di sini dan menjadi bagian dari gereja ini.

Sejak 2011 saya masuk ke ruangan gereja ini, itupun karena asal mencet tombol lift.

Waktu random saja saya masuk dan ikut ibadah ‘gereja di Bandung’ karena tahun segitu saya masih berkarir di Garut dan ke Bandung itu buat apel pacar tersayang, tapi kami mencoba isi waktu kebersamaan kami untuk tetap beribadah di mana pun itu, ceritanya. Hahaha

Sampai akhirnya kami harus menetap di kota Bandung ini dan tanpa banyak mikir dan basabashit langsung aja kami ‘menetap’ di gereja ini.

Saya dan istri merasa semua hal baik bertumbuh dalam pribadi dan segala hal aspek kehidupan kami.

Saya merasa bertumbuh dalam pengenalan iman dan wawasan dalam kekristenan saya.

Banyak keputusan sulit, persimpangan hidup yang pahit untuk dilalui, namun akhirnya tetap merasa Tuhan yg pegang kendali dan semua baik adanya.

Semua karena bergereja di sini.

Tapi saya sungguh sulit untuk mengikuti hal ini : Berinteraksi dengan langsung dengan Roh Tuhan.

Bukan hanya slogan namun jadi program khusus di gereja kami ini : JESUS IS ALIVE AND HOLY SPIRIT IS REAL.

Yap... betul gak salah baca... Real artinya Nyata Probadinya, nyata kuasanya!


Sampailah saya harus bercerita bahwa akhirnya saya probadi merasakan pengalaman ITU secara REAL.


Saya juga mau bagikan catatan mingguan yg saya buat, khusus untuk minggu terakhir di 12 minggu sesi Ibadah Kuasa Roh Kudus, berikut :


Catatan Lawatan Roh Kudus minggu ke 12...


“Panjang nih...


Awal ibadah rasanya gerah, adrenalin mengalir deras, begitu semangatnya dan terasa musiknya berapa indah sekali terdengar, ramai sekali... tak terasa Pastor menghampiri dan mengimpartasikan Kuasa Roh Kudus, ada kalimat pesan ‘selamat kamu akan mengiringi konser Tuhan lewat musikmu, Tuhan akan mengubahmu jadi pribadi yg baru selamanya...’

Wow dahsyat, terngiang terus di pikiran, tangan kaki gemetar, rebah dan menangis, saking indahnya, saya merasakan Dia sungguh nyata menjamah dan membuatku menjadi baru... 

tp gak sampai di situ, setelah bangkit dan pindah ke dekat dinding, saya merasakan Roh Kudus mengajak menari, melompat, mengangkat Panji Allah, pikiran saya penuh dengan pemandangan dari dalam lautan, dari luar angkasa, dari gua yg gelap, dari gunung tandus yang tinggi, dari hutan belantara yg sejuk, lalu di dalam bangunan gereja yg sangat megah, lalu di jalanan yg ramai, semua mahluk memuji Dia “besar Alahku,,, nyanyikan besar,,, layak disembah,,,” lagu pun mengalun dan saya tenggelam di dalamnya, tertawa dan menangis haru melihat betapa muliaNya Allahku, semua bangsa memuji namaNya...


Eits gak sampai di situ... tiba2 Catcher memegang tangan saya dan mengiring saya ke depan, Ps sudah siap dengan kepalan tangan penuh api yg besar, lalu segera dihujamkan ke kepala dan dada saya...

Melayang rasanya...

Ada energi dari kepala sampai ke kaki, tenang sekali...

Lalu saya dibawa untuk naik perahu yg besar, ke tengah lautan sore hari yg mendung, lalu badai sejadi2nya, bapak2 di kapal semua panik, karena perahu tidak bisa dikendalikan...

Ternyata mereka lupa di dalam Kapal ada Yesus, yg dengan sigap berdiri dekat pintu... lalu Syuuuuh... badai perlahan mereda... saya menangis betapa hebatnya pengalaman ini...

Lalu perahu tiba di pinggir, byk sekali orang yg antusias exited, mengelu2kan nama Yesus, memuji dan menyembahnya dari pinggir dan di atas bukit2...

Lalu yg saya rasakan Tuhan Yesus menyuruh saya melihat dan membagikan roti yg betapa banyaknya...

Orang2 tersenyum bahkan tertawa gembira, anak2 berkumpul di pangkuaNya, mereka lucu2 sekali, sambil bernyanyi nyanyian baru yg tidak pernah terdengar...

Luar biasa... Pemandangan Sore di pinggir danau yg tenang, semua org bergembira tanpa kuatir, makanan lezat berlimpah, semua memuji Dia...

Dan saya ada di sana... bersamaNya...

Moment yg indah sekali...

Saya tertawa sejadi jadinya, tidak bisa ditahankan...

Lalu sesekali pengalaman Ibadah Roh Kudus minggu pertama, kedua, seterusnya terulang lagi...

Saya menangis sejadi2nya...

Pulang gereja sampai hari senin sore saya mengetik catatan ini, kepala masih melayang2, pikiran masih dipenuhi oleh lagu2 dan scene kebaikan2 Tuhan, mata berat rasanya tapi hati riang dibuai suka cita...

Di motor pun sesekali masih menitikan air mata, masih ingin tertawa tawa dan logika ini dikesampingkan oleh rasa haru, rasa perjumpaan dengan sosok pribadi Tuhan...

Oh luar biasa Roh Kudus menangkapku seperti ini... 😍😇

Sampai double2 urapannya... 😘”
Gereja saya itu namanya Great Commission Church Botanical Mall (BTC) Jl. Pasteur Bandung lt 6 (Blessing Room)
Terbatas sekali untuk saya jelaskan apa yang terjadi, namun saya merasa diberkati dan mengalami pengalaman rohani yg luar biasa, itu semua yang membawa dampak positif untuk lahir dan batin saya, itulah yang memberikan kelegaan ditengah perjuangan kehidupan ini.
Manteman yg mau punya pengalaman seperti saya, boleh langsung datang dan ikuti ibadah di gereja GCC Bandung.
Tuhan Memberkati... 🙏🏼

Komentar

  1. Mantap kesaksian nya bro Temmy! Keren banget pekerjaan Roh Kudus

    BalasHapus

Posting Komentar